Perempuan dan Gender di Indonesia

New Post , Reply
Author Post
renhoat 30 Desember 2013, 1:14:00
Total post : 6
Join forum : 27 April 2011
Perempuan dan Gender di Indonesia

Kata Perempuan adalah status yang diberikan dengan melihat sisi-sisi yang unik dari seorah mahluk hidup yaitu manusia yang membedakan suatu kategori jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan interaksi antar satu manusia dengan manusia yang lain.
Kehidupan seorang anak yang lahir kedunia kemudian tumbuh berkeluarga dan mempunyai anak yang selanjutnya tumbuh dan menjadikan suatu populasi penduduk proses ini tidak pernah lepas dari siklus kelahiran dari Rahim perempuan.
Bagaimana keterkaitannya dengan gender, simak ilustrasi perkembangan gender dibawah ini
Istilah gender digunakan untuk menjelaskan perbedaan peran perempuan dan laki-laki yang bersifat bawaan sebagai ciptaan tuhan. Gender adalah pembedaan peran, kedudukan, tanggung jawab, dan pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan yang ditetapkan oleh masyarakat berdasarkan sifat perempuan dan laki-laki yang dianggap pantas menurut norma, adat istiadat, kepercayaan atau kebiasaan masyarakat.
Gender tidak sama dengan kodrat. Kodrat adalah sesuatu yang ditetapkan oleh tuhan YME, sehingga manusia tidak mampu untuk merubah atau menolak. Sementara itu, kodrat bersifat universal, misalnya melahirkan, mestruasi dan menyusui adalah kodrat bagi perempuan, sementara mempunyai sperma adalah kodrat bagi laki-laki.
Ketidak adilan gender merupakan kondisi tidak adil akibat dari system dan struktur social, sehingga perempuan maupun laki-laki menjadi korban dari pada system tersebut. Laki-laki dan perempuan berbeda hanya karena kodrat antara laki-laki dan perempuan berbeda. Keadilan gender akan dapat terjadi jika tercipta suatu kondisi di mana porsi dan siklus social perempuan dan laki-laki setara, serasi, seimbang dan harmonis.
Angka partisipasi murni (APM) dalam 4 periode tahun berkala untuk daerah perkotaan dan berdesaan secara total yaitu 2009-2012 terlihat adanya ketidak seimbangan secara total menurut jenis kelamin untuk sejenis pendidikan SD yaitu untuk tahun 2009 sebesar 94.37% mengalami pemningkatan ditahun 2010 sebesar 94.72% kemudian mengalami penurunan ditahun 2011 sebesar 90.95 % dan di tahun 2012 terlihat mengalami peningkatan sebesar 92.43%,
Untuk jenjang SMP Angka Partisipasi murni dalam 4 periode tahun berkala untuk daerah perkotaan dan perdesaan secara total yaitu di tahun 2009 sebesar 67.40% mengalami peningkatan ditahun 2010 sebesar 67.62% kemudian ditahun 2011 terlihat kembali mengalami peningkatan yaitu sebesar 67.98% dan kemudian di tahun 2012 angka partisipasi murni terlihat kembali mengalami peningkatan sebesar 70.73%
Untuk jenjang SMP Angka Partisipasi murni dalam 4 periode tahun berkala untuk daerah perkotaan dan perdesaan secara total yaitu di tahun 2009 sebesar 45.06 % mengalami peningkatan ditahun 2010 sebesar 45.48% kemudian ditahun 2011 terlihat kembali mengalami peningkatan yaitu sebesar 47.81 % dan kemudian di tahun 2012 angka partisipasi murni terlihat kembali mengalami peningkatan sebesar 51.35 %