Detail Proyek Perubahan

Jenis DiklatPIM4
PenyelenggaraPusdiklat BPS
Tahun Diklat2015
Penulispandu adi winata
JudulOPTIMALISASI KERAGAMAN NASKAH PUBLIKASI STATISTIK EKONOMI MELALUI PEMBUATAN BUKU ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DAERAH PADA SEKSI NERACA WILAYAH DAN ANALISIS STATISTIK BPS KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PROVINSI PAPUA
AbstrakDengan diundangkannya UU No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, telah mengubah kebijaksanaan dengan memberlakukan asas desentralisasi dalam pembangunan daerah yang bertujuan untuk memberikan keleluasaan bagi daerah untuk melaksanakan pembangunan ekonomi daerahnya sendiri. Untuk mendukung perencanaan dan arah pembangunan suatu daerah, mutlak diperlukan informasi dan data yang lengkap serta akurat. Tanpa adanya data dan informasi yang lengkap serta akurat, sulit rasanya bagi suatu daerah untuk melakukan evaluasi bagi hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai maupun melakukan perencanaan pembangunan di masa yang akan datang. Berdasarkan keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 003 tahun 2002 tentang Uraian Tugas Bagian, Bidang, Subbagian Dan Seksi Perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Di Daerah, pasal 45 menjelaskan tentang tugas seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik (Nerwilis) dimana tugas Seksi Nerwilis di antaranya adalah: 1. Melakukan penyusunan neraca wilayah dan analisis statistik lintas sektor; 2. Melakukan kegiatan penyiapan dan penghimpunan bahan serta penyusunan naskah publikasi statistik berkala sesuai bentuk baku yang ditetapkan serta menyampaikan ke satuan organisasi terkait untuk pelaksanaan pencetakan dan penyebarannya. Salah satu sasaran strategis BPS tahun 2015-2019 yang ingin dicapai adalah peningkatan kualitas data statistik melalui kerangka penjaminan kualitas dengan kebijakan peningkatan ketersediaan data dan informasi statistik yang berkualitas. Salah satu strategi BPS dalam mewujudkan sasaran strategis tersebut adalah meningkatkan kualitas pengembangan dan analisis statistik. Dengan demikian, dalam rangka mendukung strategi BPS tersebut, peningkatan kualitas pengembangan dan analisis statistik melalui penyediaan publikasi analisis sektor unggulan daerah menjadi hal penting dalam rencana strategis BPS. Dalam hal ini, Seksi Nerwilis memiliki tugas untuk menyusun naskah publikasi statistik ekonomi makro yang akan diterbitkan. Seksi Nerwilis BPS Kabupaten Pegunungan Bintang telah melakukan penyusunan naskah untuk publikasi statistik setiap tahunnya. Ada 3 (tiga) publikasi yang telah rutin diterbitkan hingga tahun 2014 yaitu: 1. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Pegunungan Bintang Menurut Lapangan Usaha Tahun Dasar 2010; 2. PDRB Kabupaten Pegunungan Bintang Menurut Penggunaan Tahun Dasar 2010; 3. Statistik Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang. Kebutuhan para pengguna data akan data PDRB Kabupaten Pegunungan Bintang menurut lapangan usaha dirasakan cukup tinggi selama ini. Pada perkembangannya, para pengguna data, baik pemerintah daerah, pengusaha swasta maupun kalangan akademis, tidak hanya membutuhkan angka PDRB semata. Akan tetapi, para pengguna data juga membutuhkan data berupa indikator-indikator lain yang diturunkan dari angka PDRB. Indikator turunan angka PDRB telah banyak digunakan dalam kajian ekonomi regional. Dalam kajian tersebut, indikator turunan angka PDRB dapat digunakan untuk menentukan sektor basis / sektor potensi ekonomi dari suatu wilayah / regional tertentu. Indikator yang digunakan untuk tujuan tersebut adalah Location Quotient (LQ), shiftshare dan tipologi wilayah. Ketiga Indikator tersebut dihasilkan dari pengolahan terhadap PDRB Kabupaten, PDRB Provinsi dan PDB Nasional. Dalam rangka meningkatkan pelayanan data statistik ekonomi di BPS Kabupaten Pegunungan Bintang, pembuatan Buku Analisis Sektor Unggulan Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang sudah saatnya dilakukan. Berdasarkan hal di atas, maka terdapat masalah yang menjadi fokus proyek perubahan yaitu : ?Optimalisasi Keragaman Naskah Publikasi Statistik Ekonomi Melalui Pembuatan Buku Analisis Sektor Unggulan Daerah Pada Seksi Neraca Wilayah Dan Analisis Statistik BPS Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua?.