Detail buku

No BukuT.ITS.2008.18
UniversitasITS
PenulisArif Miftahudin
Judul BukuANALISIS RATING MENGGUNAKAN METODE KLASIK DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
PembimbingProf. drs. H. Nur Irawan M. Ikom, Ph.D.
AbstrakABSTRAK INDONESIA : Pelaksanaan pembangunan desa/kelurahan idealnnya menggunakan skala prioritas berdasarkan rating. Rating yang dimaksud adalah suatu indikator yang dijadikan penentuan maju tidaknya (ketertinggalan) sebuah desa/kelurahan dilihat dari beberapa aspek, yakni sumber daya alam, kelembagaan, sarana prasarana atau infrastruktur, sosial ekonomi penduduk, serta aksesibilitas. Aspek-aspek inilah yang dipakai sebagai variabel-variabel yang mempengaruhi ketertinggalan desa/kelurahan. Di sisi lain permasalahan klasifikasi dalam analisis rating adalah variabel respon yang bersifat ordinal sehinngga diperlukan pemilihan metode statistik yang tepat. Metode statistik yang berhubungan dengan klasifikasi dengan respon ordinal biasannya menggunakan analisis diskriminan dan anlisis regresi logistik oridinal (metode klasik). Namun dengan semakin pesatnya teknologi komputer muncul anlisis yang mempunyai ketepatan klasifikasi yang tinggi yaitu jaringan Syaraf Tiruan (Neural Network) pada kasus-kasus tertentu. Penelitian ini bertujuan menganalisis rating desa/kelurahan menggunakan metode klasik dan jaringan Syaraf tiruan. Data yang digunakan adalah hasil sensus Potensi desa (Podes SE2006). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukkan dan alternatif penyelesaian kepada pengambil kebijakan dalam menentukan rating desa/kelurahan sebagai skala prioritas pembangunannya. Rating yang terbentuk terdiri dari empat klasifikasi, yaitu A<B<C<D, yang menunjukkan tingkat ketertinggalan desa/kelurahan. Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa metode Jaringan Syaraf Tiruan mempunyai ketepatan yang lebih tinggi, baik pada data training (98,88%), maupun data testing (95,45%), dibanding dengan metode klasik. Kata Kunci : rating, ketertinggalan desa, analisis diskriminan jaringan syaraf tiruan, regresi logistik ordinal ABSTRAK INGGRIS : Ideally, villages development should used the priority scale based on rating. In this context, rating is an indicator taken as determination wheter a village developing or not (undeveloped) see form some aspects, namely natural resource, institute, facilities or infrastructures, socio economic, and accesbilities. These aspect was used as variables which influence wheter a village developing or not. On the other side, classification problems in analysis rating is respose variables are ordinal so needed property statistical method. Statistical methods related to the classification with ordinal responses usually using discriminant analysis and ordinal logistics regression analysis (classic Method). But together with extensive computer sciences development, statistical method which have high accuracy classification founde for specific cases. This statistical method and Neural Network. The result of villages potencial census (PODES SE2006) was uses as data in this research. Result of this determined villages rating as priority scale for region development. The rating consist of four classifications, namely A<B<C<D, which showed the village undeveloped level. The result of this research showed that Neural Network has precission better than classic method, for training data (98,88%) and testing data (95,55%). Keywords : rating, undeveloped village, discriminant analysis, Neural Network, ordinal logistic regression
JenisThesis