Detail buku

No BukuT.UI.09.44
UniversitasUI
PenulisHERI DRAJAT RAHARJA 0706191266
Judul BukuANALISIOS PROBABILITAS MUNCULNYA PEKERJA ANAK DAN ANAK DENGAN KEGIATAN IDLE DI INDONESIA BERDASARKAN SUSENAS 2006 DAN PODES 2006
PembimbingDr. Sonny Harry B. Harmadi Ir.. Zainul Hidayat, M.Si
AbstrakABSTRAK INDONESIA : Pekerja anak merupakan fenomena global. Dari sudut pandang ekonomi, pekerja anak adalah hasil keputusan rumah tangga dalam memaksimalkan utilitasnya. Focus penelitian ini selain menganalisa fenomena pekerja anak juga menganalisa kelompok-kelompok yang tidak bekerja (Idle) di Indonesia bedasarkan variabel ekonomi (kemiskinan dan asas kredit), variabel sosial demografi (karakteristik kepala rumah tangga, karakteristik anak, dan karakteristik rumah tangga), dan variabel kontekstual (akses sekolah). Pendekatan baru dalam penelitian pekerja anak di Indonesia. Sumber data penelitian ini adalah SUSENAS 2006 dan PODES 2006, dengan unit analisa anak berusia 10-14 tahun yang tinggal dengan orang tuanya. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi multinomial logistic untuk melihat kecenderunagn resiko tiap kategori variabel penjelas dalam kaitannya dengan kategori variabel terkait. Berdasarkan proporsi alokasi waktu anak-anak di Indonesia yang menjadi sample penelitian, 92 % diantaranya bersekolah, 5,1% idle dan 2,9% bekerja. Proporsi pekerja anak dan anak-anak dalam kelompok idle lebih besar pada kelompok anak-anak miskin, tinggal di rumah tangga yang tidak menerima kredit, bertempat tinggal di desa, kepala rumah tangganya berpendidikan rendah, kepala rumah tangganya tidak bekerja atau bekerja di sektor informal, kepala rumah tangganya perempuan, jumlah beban di rumah tangganya besar, dan tidak memiliki akses sekolah. Proporsi anak laki-laki yang bekerja lebih besar, dan pada kelompok idle proporsi ank perempuan lebih besar Dari analisa inferensial di peroleh bahwa kemiskinan meningkatkan kecenderungan anak bekerja atau masuk dalam kelompok idle di abnding bersekolah. Juga di dapatkan bahwa anak yang cenderung bekerja atau idle adalah anak yang kepala rumah tangganya permpuan, kepala rumah tangganya tidak berkerja atau bekerja di sektor informal, kepala rumah tangganya berpendidikan SMP ke bawah, jumlah beban dalam rum ah tangganya besar, dan anak yang tidak memiliki akses terhadap sekolah. Pola berbeda terjadi menurut tempat tinggal, jenis kelamin anak dan akses rumah tangga terhadap kredit. Anak yang tinggal di pedesaan cenderung menjadi pekerja dan yang tinggal di perkotaan cenderung masuk dalam kelompok idle. Kemudian anak laki-laki cenderung bekerja dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada perbandingan kelompok idle dengan kelompok bersekolah. Hal menarik terjadi pada analisis berdasarkan akses rumah tangga terhadap kredit. Kecenderungan bekerja terjadi pada anak yang rumah tangganya menerima kredit sementara pada jenis rumah tangga yang sama anak kurang cenderung untuk masuk dalam kelompok idle. Kata Kunci : Kegiatan Utama anak, pekerja anak, tidak bekerja dan tidak bersekolah (idle), kemiskinan,kredit, akses sekolah. ABSTRAK INGGRIS : Child labor is a global phenomenon.from the economic point of view, child labor exist as a result of household decision to maximize their utilities. The study tries to analyze group of children that is neither attending school nor working (idle) in Indonesia. The analyzes were based on economic variables (ppopverty and access to credit), socio-demographic variables (characteristics of head of household, children, and household), and contextual variable (access to schooling). The research can be regarded as relatively new topic in the field of child labor study in Indonesia. SUSENAS 2006 and DOPES 2008 were used as sources of data for the research, with focus on 10-14 years old children who live with their parents. The research utilizes multinominal logistic regression analysis method to obtain the trend of risk within each explanatory variables category, in accordance with its related dependent variables. The research found that based on time allocation, the proportion of chhildren 92 percent are inschool, 5.1 percent are idle, and 2.9% are working. Prooportion of working children and idle children categories altogether are higher than those children who live in the following conditions ; poor, household with no access to credit, rural area, low educated head of household, head of household that unemployed or working in informal sector, women as head of household, big non productive family member, and no school access. The study also found that boys have high proportion in the work category category and girls have high proportion in the idle category. The inference analysis found that poverty increases the probability of children to work compared to being inschool. Children are more likely to work or to be idle when they live in household with : low educated head of household, head of household that unemployed or working in informal sector, women as head of household, big non productive family member, and no school access. Children living in village/rural areas are more likely to work and there are no significant gender differences between idle children and schooling children. One interesting finding is children living in household that has access to credit market are more likely to work but less likely to be idle campared to those who are in school. Keywords : Children activities, child labor, neither working nor schooling (idle), poverty, credit, school access.
JenisThesis