Detail buku

No BukuT.ITS.2009.44
UniversitasITS
PenulisEka Nuvitasari
Judul BukuANALISIS INTERVENSI MULTI INPUT FUNGSI STEP DAN PULSE UNTUK PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE INDONESIA
PembimbingDr. Suharto, S.Si, M.Sc., Dr.Ir Sasmito Hadi Wibowo, M.Sc. Ir. Sasmito Hadi Wibowo, M.Sc.
AbstrakABSTRAK INDONESIA : Model intervensi adalah suatu model time series yang dapat digunakan untuk memodelkan dan meramalkan data yang mengandung goncangan atau intervensi baik dari faktor eksternal maupun internal. Ada dua fungsi utama yang digunakan dalam model intervensi, yaitu fungsi step dan pulse. Sampai saat ini, penelitian tentang analisis intervensi terbatas hanya memasukan satu jenis goncangan (single input) yaitu fungsi step dan pulse saja. Belum adanya prosedur baku dalam pemodelan intervensi pada data yang mengandung lebih dari satu jenis goncangan (multi input), memberikan peluang untuk kajian lebih lanjut berkaitan dengan intervensi multi input. Penelitian ini mengkaji secara teoritas dan terapan tentang intervensi multi input. Kajian teoritas dilakukan untuk mendapatkan prosedur yang tepat dalam pemodelan intervensi multi input. Selanjutnya, kajian terapan dilakukan untuk memodelkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia melalui pintu masuk Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Ngurah Rai, Batam, dan Bandara Polania dengan variabel intervensi krisis moneter yang terjadi sejak Juli 1997 (fungsi step), bom Bali I pada Oktober 2002 (fungsi pulse I) dan bom Bali II pada Oktober 2005 (fungsi pulse II). Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa pengaruh yang ditimbulkan oleh kejadian-kejadian intervensi tersebut berbeda pada tiap pintu masuk. Secara umum krisis moneter memberikan efek negatif di setiap pintu masuk. Namun besar dan waktu terjadinya penurunan tersebut berbeda karena di pengaruhi oleh kejadian lokal. Bom Bli I dan II relatif hanya berpengaruh di Bali. Sedangkan di pintu masuk lainnya, efek yang terjadi setelah bom Bali I lebih cenderung merupakan efek dari isu wabah SARS, khususnya di Batam. Begitu juga efek setelah Bom Bali II cenderung merupakan efek dari isu wabah flu burung di Jakarta dan kebijakan penutupan perjudian di Batam. Bahkan di Medan, efek dari dua kejadian tersebut tidak ada. Kata Kunci : Analisis intervensi multi input, ARIMA, bom Bali, krisis moneter, kunjungan wisata. ABSTRAK INGGRIS : Intervention model is one of time series models that can be used to forecast data consist of disturbance or intervention, that come from internal or external factors. Generalay, there are two kinds of intervention function, i.e., step and pulse functions. Most of intervention researches that have done only contain an intervention with single input, that is step or pulse function only. Until now,there is no basic procedure to build intervention model with step and pulse functions together (multi input). It gives a chance to investigate multi input intervention analysis. This research is focused on the theoretically and practically study about multi input intervention. Theoritical learning was done to get the procedure for modeling multi input intervention. Theoretical learning was done to get the procedure for modelling multi input intervention. Then, practical learning is applied to tourist arrivals to Indonesia via four main entrances, i.e. , Seokarno-Hatta,Ngurah Rai,Batam, and Polonia Airport. Intervention variables that are used in this research are monetaryn crisis since July 1997 (step function), Bali bomb I at October 2002 (pulse functio), and Bali bom I and II at October 2005 (pulse function). The result of the analysis showed that the effects of intervention variables are different in each entrance. Genenerally, monetary crisis gives negative effect on each entrance although the value and period of the decrease is defferent because of local interventions. Bali bom I and II relatively affected in Bali. Whereas on other entrance, i.e. Batam and Jakarta, effect of Bali bomb 1 can be considered as effects of SARS epidemic issues. Thus efect of Bali bomb II can be considered as effects of Avian Influenza epidemic and closing of gamblilng center. In Medan, Bali bomb I and II did not affect to tourist arrivals. Keywods : Interventio model, multi input, Bali bomb, Monetary crisis, tourist arrivals.
JenisThesis