Tinjauan Kasus - Disiplin Kerja Pegawai Pusdiklat BPS

19 November 2012 oleh jriausitanggang

Tinjauan Kasus

 Disiplin Kerja Pegawai Pusdiklat Badan Pusat Statistik (BPS)

Dengan Diterapkannya Pencatatan Presensi Mesin Pembaca Sidik Jari Tahun 2012

Yuliana Ria Uli Sitanggang, S.Si, M.Si

Widyaiswara Madya Badan Pusat Statistik

 

Abstrak

Salah satu upaya yang ditempuh untuk meningkatkan disiplin jam kerja di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BPS adalah dengan menerapkan sistem presensi dengan menggunakan mesin pemindai sidik jari. Walaupun secara umum sistem ini telah mampu memperbaiki kinerja pemenuhan jam kerja oleh pegawai, tetapi terdapat beberapa ekses lain yang tidak diinginkan. Masih ditemukan beberapa pegawai yang datang ke kantor hanya untuk melakukan presensi pagi dan sore saja. Ada juga pegawai yang justru melakukan presensi pagi dan sore di unit BPS yang berlokasi di tempat lain. Dalam ke dua kasus tersebut tidak semua keberadaan pegawai yang bersangkutan diketahui secara pasti, termasuk juga kegiatan yang dilakukan oleh mereka. Untuk mengatasi hal ini maka perlu disosialisasikan dan diinternalisasikan kembali disiplin yang harus dipatuhui oleh Pegawai Negeri Sipil sebagai mana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010.

 

Kata kunci: disiplin jam kerja pegawai negeri sipil, kewajiban dan larangan, presensi dengan mesin pemindai sidk jari, kontrol, hubungan atasan-bawahan.

 

artikel lengkap silahkan menuju ke fasilitas download atau  klik disini